ikan arwana.

sempat sy memperhatikan seekor ikan arwana malam ini. hidupnya hanya dalam akuarium, dengan ukuran yg sewajarnya untuk seekor arwana. sempit menurut sy? jelas. ditemani dg mangsa- mangsanya, beberapa ekor ikan lele yg masih bayi mungkin? entahlah. dan akuariumnya tidak dihias apapun kecuali pompa dan hajat si arwana itu sendiri.

kemudian, sy mencoba bayangkan hidup si arwana itu. hanya dalam kotak berair, dengan pompa hitam yg dia sendiri tidak tahu itu apa, yg jelas alat itulah yg memperlancar nafas kehidupannya. ikan lele yg sepertinya hanya memusingkan pandangannya saja, berenang sana sini mengitari si arwana. dg dinding kaca yg memantulkan bayangan si arwana sendiri dan lele- lele bayi itu. semakin takut sy membayangkan hidupnya.

selama sekian belas menit sy memperhatikannya, sy rasa dia sudah berputar puluhan kali hanya dari kanan ke kiri, utara ke selatan, bahkan mungkin si arwana sendiri sudah menjadi buta arah karena hanya bisa meliukan badannya dg dua cara ke dua arah. setiap dia menoleh ke kiri, yg dia lihat adalah dia. melihat ke kanan, kembali hanya dirinya yg dilihat. berputar ratusan kali dalama akuariumnya pun tak akan bisa membuat dia seolah berputar mengelilingi samudra dunia. bertemankan beberapa ekor lele ataupun mungkin ribuan lele, tetap tak merubah keadaannya. dia hanya akan tetap seperti itu. kesana kemari hanya akan melihat dirinya, dirinya, dirinya, lele- lele bayi dan hajatnya.

hidupnya mengerikan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: