sabang mengumpat, merauke membalas

tulisan ini diturunkan bersama lagu malaikat juga tahu yg tak sengaja terputar di iTunes. lagu yg menurut sy bahasanya sangatlah tidak puitis, tapi tetap bermakna romantis. well done, dee. steak be’e. ;p

hmm. apa ya yg mau ditulis tadi. oh ya. keberagaman di UGM yg menjadi sedikit menggelitik pikiran sy akibat mengobrol dengan seorang teman lama. ia bertanya tentang penggunaan bahasa di UGM. sy sebagai seseorang yg mengaku memang mengalami krisis jati diri, antara cah jogja dan arek suroboyo, sering menggunakan beberapa bahasa yg berbeda, disesuaikan dengan asal kota orang yg sy ajak ngobrol. mentok kalau sudah mepet ya pakai bahasanya pemuda indonesia, bahasa indonesia. haha.

nah, si teman ini bertanya, di UGM banyak yg memakai bahasa jakarta, surabaya, atau jawa kakehan polah. saya bingung, kakehan polah itu maksudnya apa? -.-” ternyata maksudnya dia adalah jawa yg kelewat halus. huwohohoho. saya agak marah mendengarnya. adakah yg salah jika seseorang begitu mencintai bahasa daerahnya dan menggunakannya? tidak kan? nah, jadi itu namanya bukan kakehan polah teman! terlebih, karena memang UGM adalah univerisitas bhinneka tunggal ika, pemakaian bahasa apapun sepertinya memang tidak bisa kita larang. kita tidak bisa menertawakan orang jakarta ber-gue elo, orang timtim dg bahasa  tektunnya, dsb. berbagai logat yg terdengar asyik, tidak untuk ditertawakan, tapi malah lebih asyik kalau dipelajari!😀 termasuk tentang pisuhan dari masing- masing daerah! haha. inilah yg diobrolin sama teman lama saya itu.

menurutnya, karena bahasa jawa yg identik dg kehalusan, tata krama dsb, misuh jadi susah! haha. nggak juga sih menurut saya. paling gampang ya pisuhan tiga huruf itu dan lainnya. lebih serunya lagi, sy jd sadar, karena keberagaman itulah, nggak hanya bahasa baku yg bisa dipelajari dari berbagai daerah, tp juga termasuk umpatan- umpatannya! haha. sebenarnya kenyataan ini sudah sejak lama saya rasakan sendiri, tapi baru saya benar- benar sadari malam ini kalau itu juga akibat dari keberagaman di kampus. baiknya adalah, kalau kita melancong ke daerah lain yg umpatannya kita ketahui, terus kita diumpat, kita bisa balas ngumpat! hahahaha. *kok bangga sih?! -.-”

intinya, memang ya, keberagaman, perbedaan, antar sesama itu seru! banyak pelajaran yg bisa kita petik!😄

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: